Laman

Tampilkan postingan dengan label hati. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hati. Tampilkan semua postingan

Kamis, 21 Maret 2013

MENGENALI HATI SANUBARI DAN HATI MA'NAWI SERTA KEDUDUKANNYA




واما قلب الصنوبري هو اظلم الشكل

Adapun yang di namakan Hati sanubari itu adalah lebih gelap-gelapnya bentuk 

فان معراجا الي الله تعالي رايته

Maka sesungguhnya naiknya (mi'roj) Hati sanubari itu yang melihat / yang sampai pada allah ta'ala 

فتقبل الي الواحدية

maka hadapkanlah hati kalian pada Dzat yang maha ESA 

يسمي السالم فهو مقام الشريعة

Adapun Hati sanubari ini di sebut hatinya orang yang selamat adapun kedudukannya hatinya orang yang selamat itu menjadi tempatnya orang-orang syari'at ...



MENGENALI HATI MA'NAWI DAN KEDUDUKANNYA 

واما قلب المعنوي فهو عقلي دون جسمه 

Adapun Hati ma'nawi itu adalah Rasa yang Lahir dari pemikiran (aqal) bukan jisimnya Hati 

فان معراجا الي الله 

Maka sesungguhnya naiknya (mi'roj) Hati Ma'nawi itu yang melihat / yang sampai pada allah ta'ala 

فتقبل الي الوحدة 

Maka Hadapkankanlah Hati Ma'nawimu pada kesatuannya dzat allah

ويسمى بالتوجة ومقامه الطرقة 

Dan hati Ma'nawi ini di sebut tawajjuh (yang menghadap allah) adapun ini adalah kedudukannya Orang-orang Thoriqoh .

SALAM PAGI SEMUANYA SALAM RAHAYU SELALU DALAM AKTIFITAS HARIAN DAN MENJADI NYATA GERAKNYA ILAHI 

PENYAKIT HATI


DUA Penyakit dalam DIRI INSAN :

- Penyakit Raga (tubuh ) Penyakit ini tidaklah mendatangkan madhorot atas seseorang kecuali di dunianya yang fana saja yang tidak lama segera sirna, serta tubuhnya yang telah menjadi sasaran penyakit akan hancur luluh dalam waktu yang cepat. Apalagi penyakit tubuh itu sebenarnya amat berfaedah bagi seseorang dalam agama dan akhiratnya karena sebagai pengingat untuk DIRI mengerti ketidak berdayaan diri dan menjadi Sebab diri mengingat bahwa diri Harus mengenal dan terpanggil oleh Allah, 
Di samping banyak faedah dan manfaat lainnya yang segera ataupun pada waktu mendatang, sesuai dengan yang disebutkan dalam berbagai ayat dan hadist tentang HIKMAH yang disediakan pada penyakit dan bencana yang menimpa tubuh INI


- Penyakit HATI lebih mengganggu dan lebih berbahaya dan sangatlah sulit Obatnya Bahkan bisa lebih parah dan lebih buruk daripada penyakit-penyakit tubuh ditinjau dan berbagai segi dan arah karena penyakit HATI ini hanya Orang-Orang Yang 'arif yang bisa menunjukkanNya , karena penyakit Ini tidak bisa di koreksi dengan alat apapun kecuali dengan Kacamata para Orang yang di pilih oleh allah menunjukkanNya ( MURSYID ) 

Efek dari penyakit Hati Yang paling merugikan dan paling besar dan teramat berbahaya ialah penyakit HATI yang mendatangkan Madhorot atas seseorang dalam agamanya bahkan lebih parahnya lagi merusak sekelilingnya serta bisa menimbulkan permusuhan di antara UMAT beragama,

Jauhnya Hati dari penyakit Ini adalah suatu modal menuju kebahagiaan di dunia dan di akhirat dan penyakit Hati ini adalah Jalan menuju Kahncuran & menimbulkan kerusakan bagi dunia & akhiratnya.

Senin, 18 Februari 2013

SUNGGUH TERAMAT BANYAK SEKALI KELALAIAN KITA


SUNGGUH TERAMAT BANYAK SEKALI KELALAIAN KITA MENUNAIKAN KEWAJIBAN DALAM BERSYUKUR AKAN NIKMAT-NIKMAT ALLAH SWT 

Maha suci Allah yang melimpahkan karunia hikmah pada pribadi - pribadi yang terpilih dan Janganlah sampai kita menjadi orang -orang yang yang syirik lahir batin serta kufur akan nikmatnya dan durhaka pada anak'' dan orang tua kita karena tidak mengajarkan nasehat-nasehat yang dicontohkan Allah dalam al-furqon. Karena sejatinya tujuan penciptaan manusia adalah hanya untuk menyembah-Nya, dan tujuan utama dari suatu pendidikan adalah menjadikan anak-anak kita sebagai manusia mulia, yakni manusia yang bertakwa pada Allah Ta’ala


وَقَضَى رَبُّكَ أَلَّا تَعْبُدُوا إِلَّا إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا

Dan Rabbmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya
(QS. Al Isro’ : 23).


وَاعْبُدُوا اللَّهَ وَلَا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا

Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapak
(QS. An Nisa’: 36).


قُلْ تَعَالَوْا أَتْلُ مَا حَرَّمَ رَبُّكُمْ عَلَيْكُمْ أَلَّا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا

Katakanlah: “Marilah kubacakan apa yang diharamkan atas kamu oleh Tuhanmu yaitu: janganlah kamu mempersekutukan sesuatu dengan Dia, berbuat baiklah terhadap kedua orang ibu bapak
(QS. Al An’am: 151).


اذا اوصل الحق تعالي اليك نعمة علي يد انسان سواء كانت دينية او دنيوية فعليك في ذالك وظيفتان ا حدهما أنتشهد انفراد الله تعالي بذالك فلا ترين النعمة الا منه وحده وهذا هو حق التوحيد


Ketika allah mendatangkan kepadamu kenikmatan atas tangan insan baik kenikmatan itu berupa kenikmatan seperti yang diniyah (agamawi) atau pun kenikmatan Duniawi maka di wajibkan atasmu untuk membersihkan keduanya Adapun yang pertama dirimu (insan) harus beri'tiqad dalam penyaksian mu pada saat terpisahnya allah ta'ala pada kedua nikmat itu maka janganlah engkau melihat kedua nikmat itu kecuali melihatmu bahwasanya kedua nikmat itu dari allah dan dari keESAanNya semata .

قال تعالي

Nasehat untuk selalu bersyukur kepada Allah



وَلَقَدْ آَتَيْنَا لُقْمَانَ الْحِكْمَةَ أَنِ اشْكُرْ لِلَّهِ وَمَنْ يَشْكُرْ فَإِنَّمَا يَشْكُرُ لِنَفْسِهِ وَمَنْ كَفَرَ فَإِنَّ اللَّهَ غَنِيٌّ حَمِيدٌ

Dan sesungguhnya telah Kami berikan hikmah kepada Lukman, yaitu: 
Bersyukurlah kepada Allah. Dan barangsiapa yang bersyukur (kepada Allah), maka sesungguhnya ia bersyukur untuk dirinya sendiri; dan barangsiapa yang tidak bersyukur, maka sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji
(QS. Lukman: 12)

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضَ وَجَعَلَ الظُّلُمَاتِ وَالنُّورَ ثُمَّ الَّذِينَ كَفَرُوا بِرَبِّهِمْ يَعْدِلُونَ


Segala puji bagi Allah Yang telah menciptakan langit dan bumi, dan mengadakan gelap dan terang, namun orang-orang yang kafir mempersekutukan (sesuatu) dengan Rabb-mereka
(al-ann'am : 1)

وَقَضَى رَبُّكَ أَلَّا تَعْبُدُوا إِلَّا إِيَّاهُ


Dan Rabbmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia



وَالَّذِيْنَ يَصِلُوْنَ مَا أَمَرَاللهُ بِهِ اَنْ يُوْصَلَ ﴿ الرعد :۲۳ 

Dan orang-orang yang menyambung (penyampai) perkara yang Allah Ta’ala perintahkan untuk manyambungnya yaitu silaturrahim

والثانية انتشكر من وصلت اليك علي يده بأن تدعوله وتثني عليه امتثالا لأمرالله تعالي وعملا بما جاءت به الشريعة 

Yang kedua supaya dirimu selalu berterima kasih pada siapa saja yang telah menyampaikan semua Nikmat yang datang kepadamu dengan mendoakan serta memuji orang tersebut karena itu itba' atau mengikuti perintah allah dan mengamalkan perkara yang datang kepadamu secara syari'at

========================================
قال تعالي

وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَاناً إِمَّا يَبْلُغَنَّ عِنْدَكَ الْكِبَرَ أَحَدُهُمَا أَوْ كِلاهُمَا

dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu.

Dan pengagungan (penghormatan) kepada kedua orangtua merupakan kelaziman dari pengagungan kepada Allah, oleh karena itu Allah menggandengkan perintah untuk berbuat baik kepada kedua orangtua dengan pengESAan Allah dan beribadah kepadaNya, maka barangsiapa yang tidak memanfaatkan (kesempatan ini) untuk berbuat baik kepada mereka berdua, terlebih lagi jika mereka berdua telah jompo, maka dia sangat layak dan pantas untuk dihinakan dan direndahkan.

وَوَصَّيْنَا الْأِنْسَانَ بِوَالِدَيْهِ حَمَلَتْهُ أُمُّهُ وَهْناً عَلَى وَهْنٍ وَفِصَالُهُ فِي عَامَيْنِ أَنِ اشْكُرْ لِي وَلِوَالِدَيْكَ إِلَيَّ الْمَصِيرُ


Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu. 
(QS. Lukman 31:14)


وَوَصَّيْنَا الْأِنْسَانَ بِوَالِدَيْهِ إِحْسَاناً حَمَلَتْهُ أُمُّهُ كُرْهاً وَوَضَعَتْهُ كُرْهاً وَحَمْلُهُ وَفِصَالُهُ ثَلاثُونَ شَهْراً

Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan.
(QS. Al Ahqoof 46:15)



Ibumu (yang selama sembilan bulan) mengandungmu dalam keadaan lemah, dan semakin bertambah kelemahannya, dengan kesakitan yang selalu dialaminya, semakin engkau tumbuh maka semakin terasa berat yang dirasakannya dan semakin lemah tubuhnya. Kemudian tatkala akan melahirkanmu ia mempertaruhkan nyawanya dengan sakit yang luar biasa, ia melihat kematian dihadapannya namun ia tetap tegar demi engkau. 
Maka di wajibkan kepadamu

{ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَاناً }

Berbuat baiklah pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya 

“Berbuat ihsan (kebaikan) kepada kedua orangtua bisa dengan perkataan, bisa dengan perbuatan, dan bisa dengan harta. Dengan perkataan misalnya ia berkata kepada mereka dengan perkataan mulia yang penuh lemah lembut…dengan perbuatan misalnya dengan membantu mereka dan mengerjakan perkara-perkara yang berkaitan dengan kemaslahatan mereka. 

Membantu dengan fisik seperti jika mereka berdua lemah maka ia membantu (membopong) mereka bahkan tatkala mereka hendak tidur atau hendak berdiri dan tatkala hendak duduk…dan dengan harta yaitu wajib bagi sang anak untuk berbuat baik kepada orangtua dengan mengorbankan hartanya yaitu dengan memberi mereka nafkah untuk seluruh yang mereka butuhkan, seperti pakaian, makanan, minuman, tempat tinggal jika ia mampu untuk melakukannya

Tatkala engkau lahir dan berada di sisinya maka hilanglah semua rasa sakit itu, ia memandangmu dengan penuh kasih sayang, ia meletakkan segala harapannya kepadamu. Kemudian ia bersegera sibuk mengurusmu siang dan malam dengan sebaik-baiknya dipangkuannya, makananmu adalah susunya, rumahmu adalah pangkuannya, kendaraanmu adalah kedua tangannya. 

Ia rela untuk lapar demi mengenyangkanmu, ia rela untuk tidak tidur demi menidurkanmu, ia mendahulukan kesenanganmu di atas kesenangannya. Ia sangat sayang kepadamu, sangat mengasihimu.


وقال رسول الله من لم يشكر القليل لم يشكر الكثير ومن لم يشكر الناس لم يشكر الله 

Dan rosululloh saw bersabda : Siapa saja yang tidak bersyukur atas rezeki yang sedikit maka dia tidak akan bisa bersyukur ata rezeki yang banyak , dan siapa saja yang tidak mau bersyukur pada sesama manusia maka dia tidak bisa bersyukur pada allah .

Sabtu, 02 Februari 2013

KUMPULAN RISALAH DIRI DALAM MENGENAL AGAMA

بسم الله الرحمن الرحيم

والحمد لله رب العالمين , والصلاة والسلام على سيدنا ومولانا رسول الله محمد صلي الله عليه وسلم وآله واصحابه  ومن تبعهم باحسان الي يوم القيامة أما بعد وهذا رسالة الصغيرة تسمي بكتاب الجواهر الفكرية للفقير محمد علي البائس زين ابن محروم في بيان ملاحظة الموحدين 
في ذكر الله فى علم التصوف  




Segala puji hanya milik Allah Tuhan semesta alam yang Maha Pengasih tanpa pilih kasih, kasih sayang-Nya tak terbayang. Dialah yang memberikan kekuatan, taufiq, serta hidayah pada al-faqir . Sholawat serta Salam allah yang selalu Tercurahkan pada junjungan Kita yang menjadi Utusan pembawa risalah allah untuk semesta alam Muhammad SAW serta seluaruh keluarganya,sahabat-sahabatnya dan orang-orang yang mengikuti beliau - beliau dengan kebaikannya sampai hari qiyamat nanti. dan Risalah kecil ini saya beri nama Kitab Jawaahirul fikriyyah (mutiara pemikiran dari allah) Dalam menerangkan penglihatannya orang-orang yang bertauhid dalam mengingat allah di dalam ilmu tasawuf  semoga tulisan ini bisa memberi penjelasan pada sahabat-sahabat yang ingin memahami ilmu tasawuf sufi.

PENGERTIAN SALIK DAN PEMBAGIANNYA


قال النبي صلي الله عليه وسلم من اعان علي معصية ولو بشطر كلمة كان شريكا له فيها وان كانت نيتك وقصدك بينك وبين الله تعالي من طلب العلم الهداية دون مجرد الرواية فأبشر 




Sabda Nabi Sollallahu 'alaihi wasallah :Siapa saja yang menolong orang di dalam kema'siyatan biarpun setengah kalimah orang itu sudah termasuk bersekutu dengan orang yang berma'siyat tadi (hukumnya sama) namun jika dalam menelongnya karena melihat hubungan antara allah dengan dirimu dan sesamamu maka berbahagialah hati kalian seperti berniat belajar memahami tentang ilmu Hidayah bukan Niatan pribadimu .


اذا سعيت ولكن ينبغي لك ان تعلم قبل كل شيء أن الهداية التي هي ثمرة العلم لها بداية ونهاية وظاهر وباطن ولا وصول الا بعد احكام بدايتها

Sebelum engkau Berjalan dalam mengarungi setiap kehidupan maka lebih baik Niatilah perjalananmu untuk mencari pemahaman (ilmu) tentang semua yang Ada ... karena sesungguhnya Hidayah itu Buahnya Ilmu Bagi sang pejalan, awal - dan akhirNya dhohir dan batinNya, karena engkau tidak akan sampai pada Buahnya ilmu kecuali setelah mentapi akan ketetapan di awalNya niat belajar (hidayah) dariNya



Jika ilmu pengetahuan itu bisa membuat orang bodoh akan sebuah kehormatan dunia,manusia segan kepadamu, kaum terpelajar menghargai dan mencintaimu, apakah alasan itu Belumlah cukup untuk menyemangatimu untuk mencari ilmu ....


Jika kebodohan hanya bisa membuat orang bodoh iri atas orang berilmu dan senang melihat orang yang bodoh seperti mereka, alasan ini cukup untuk mengharuskan kita mencarinya (ilmu) ... 

Jika ilmu pengetahuan dan sikap ketaatan diri dalam meraihnya tidak memiliki tujuan apapun selain membebaskan manusia dari lelahnya kegelisahan dan kecemasan yang membuat pikiran menderita, alasan-alasan itu sangatlah cukup untuk membawa kita untuk mencari ilmu.... 

JADI MALILAH MENJADI SEORANG MUSLIM YANG JAHIL ..... 
NAMUN JADILAH SEORANG MU'MIN YANG UMMII SEBAGAI MANA RO'AITUMUUNII 

SAIYIDUL MUSHTHOFAA AHMAD SAW 



السالك هو الذي مشي علي المقامات بحاله لا بعلمه وتصور ه



Yang di maksud dengan Salik adalah orang yang berjalan pada beberapa kedudukan dengan Tingkahnya bukan dengan Ilmunya dan tingkahnya itu sendiri menggambarkan Ilmunya dengan tingkah yang di amalkannya 


وينقسم الي ثلا ثة اقسام المبتدئ وهو اهل الشريعة وعلمه بعلم اليقين وعلامه عالم الناسوت والمتواسط وهو اهل الطريقة وعلمه بعين اليقين وعلامه عالم الملكوت والمنهي وهو اهل الحقيقة وعلمه بعلم الله اي بحق اليقين وعلامه عالم الجبروت واللاهوت


Dan maqomat salik itu di bagi menjadi 3 : 
MUBTADI'I yaitu Orang'' syairi'at dan ilmunya itu ilmu yaqin dan alamnya itu disebut alam para demit jim syetan (nasut)

MUTAWASHITH yaitu orang-orang Thoriqoh dan ilmunya itu disebut 'ainul yaqin dan alamnya itu disebut alam para malaikat (taat) dengan ketatapanNya .

MUNTAHI yaitu Orang-orang Haqiqat Dan ilmunya itu di sebut ilmunya allah / haqqul yaqin dan alamnya di sebut alam jabarut (nabi dan rosul) serta alam lahut (tanpa batas) karena keluasaan allah itu tidak bisa di ukur dan di kira'' dan semua yang ada itu HAQ milik allah semata.


PENGERTIAN TENTANG SYARIAT 
THORIQOH DAN HAQIQAT




فَشَرِيعَةٌ أَخْذٌ بِدِينِ الخَالِقِ وَقِيَامُهُ بَالأَمْرِ وَالنَّهْيِ انْجَلاَ



Syariat adalah kepatuhan diri untuk tetap dengan agama Allah, untuk mematuhi perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.





الشريعة لامتثال أوامر الله واجتناب نواهيه ظاهرا وباطنا مع استشعار 
التعظيم لله والهيبة والخشية والرهبة من الله تعالى 


Di umpakan Amaliyah Untuk mematuhi perintah Allah dan menghindari larangan-Nya baik dalam dan luar dengan Ibadahnya diri (kepada Allah) dan ketakwaannya (dari Allah) semata.





وقال ايضا الشريعة هو الذي يتصور ويلاحظ معني لااله الا الله بمعني لا معبود الاالله اي بشهودما من العبد الي الله او من عبد الي العبد


Dan pendapat yang lain mengatakan yang di maksud dengan syari'at adalah seseorang yang menemukan / melihat dengan pemahaman makna LA ILAA HAILLALLAH dengan makna Tidak ada yang di sembah kecuali allah, intinya dalam penyaksiannya di semua ibadah itu dari Hamba kepada allah / dalam perkara umum dari hamba pada hamba, puji hudus pada hudus / hudust ala qodim



وثانيها الا الله وهو حمد القلب الذي يسمى بالطريقة وعلامه عالم الملاكوت 


KEDUA : mengucapkan ILLALLAH yaitu menjadi pujinya HATI dan di sebut dengan sebutan pujinya orang THORIQOH adapun alamnya orang thoriqoh di sebut alam MALAKUT 


وَطَرِيقَةٌ أَخْذٌ بِأَحْوَطَ كَالوَرَع وَعَزِيمَةُ كَرِيَاضَةٍ مُتَبَتِّلاَ


Thoriqoh berarti mengikuti tindakan / tingkah laku dan pencegahan Nabi muhmamad sawdalam kebiasaannya, seperti wara'a (untuk menghindari hal-hal yang sah dalam ketakutan masuk ke hal-hal yang melanggar hukum) dan untuk membuat tekad yang kuat, seperti riyadah (untuk melatih jiwa dan tubuh akan terbiasa untuk melakukan perbuatan baik) terlibat dalam hanya Allah itu berpikir.


وَلَقَدْ خَلَقْنَا فَوْقَكُمْ سَبْعَ طَرَائِقَ وَمَا كُنَّا عَنِ الْخَلْقِ غَافِلِينَ


” Dan Sesungguhnya kami Telah menciptakan di atas kamu tujuh buah jalan (tujuh buah langit) dan kami tidaklah lengah terhadap ciptaan (Kami).”

Al-Jin ayat 11 :





وَأَنَّا مِنَّا الصَّالِحُونَ وَمِنَّا دُونَ ذَلِكَ كُنَّا طَرَائِقَ قِدَدًا



” Dan Sesungguhnya di antara kami ada orang-orang yang shaleh dan di antara kami ada (pula) yang tidak demikian halnya. adalah kami menempuh jalan yang berbeda-beda.”

dalam Surat Al-Jin ayat 16 :





وَأَلَّوِ اسْتَقَامُوا عَلَى الطَّرِيقَةِ لأسْقَيْنَاهُمْ مَاءً غَدَقًا

” Katakanlah (hai Muhammad):

“Telah diwahyukan kepadamu bahwasanya:

Telah mendengarkan sekumpulan jin (akan Al Quran), lalu mereka berkata: Sesungguhnya kami Telah mendengarkan Al Quran yang menakjubkan.”

Kata “ thoriqoh “ dalam ayat itu berarti “ agama Islam “
demikian beberapa makna thoriqoh dari segi bahasa.

وقال ايضا هو الذي يتصور ويلاحظ معني لااله الا الله بمعني لا مقصود الا الله اي بشهودما من الله الي العبد


Dan pendapat yang lain mengatakan yang di maksud dengan thoriqoh adalah seseorang yang menemukan / melihat dengan pemahaman makna LA ILAA HAILLALLAH dengan makna Tidak ada yang di tuju kecuali allah intinya dalam penyaksiannya orang thoriqoh di semua ibadah itu dari allah kepada hamba / dalam perkara umum dari allah pada hamba, puji qodim pada hudus 
.

لأن وجود عند اهل الشريعة والطريقة وجودان وهو وجود الحق المعبود ووجود الخلق هو العابد اي انسان ووجود الحق هو المقصود ووجود الخلق هو القاصد

Karena dalam pemahaman orang syariat dan orang thoriqoh itu masih ada wujud dua yaitu wujud yang Haq yang di sembah dan wujud ciptaan yaitu yang menyembah (insan) dan wujud haq yaitu yang di maksud dan wujud ciptaan yaitu orang yang mencari yang di maksud.